BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PELINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN SURABAYA
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

Gerakan Tanam Padi di Sumba Tengah Dukung Swasembada Pangan NTT

Diposting     Wednesday, 20 August 2025 07:08 am    Oleh    Admin Balai Surabaya



NTT (14/08) – Aksi tanam padi di Kabupaten Sumba Tengah menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung percepatan Swasembada Pangan NTT, dengan semangat meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani.

Kegiatan tanam padi berlangsung di lahan Kelompok Tani Tanda Okur, Desa Padiratana, Kecamatan Umbu Ratu Nggay pada Kamis, 14 Agustus 2025. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumba Tengah Paulus S. K. Limu beserta jajaran, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi NTT Andi Faisal, Kepala BRMP NTT Abdul Wahab, PJ Swasembada Pangan Sumba Tengah Irianuas Rejeki Rohi, serta Komandan Kodim 1601/Sumba Timur Dobby Noviyanto.

Usai aksi tanam padi sepanjang DAS dengan memanfaatkan air sungai melalui program pompanisasi, kegiatan dilanjutkan dengan temu tani bersama masyarakat dan petugas penyuluh pertanian. Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Padiratana menyampaikan potensi, peluang, sekaligus tantangan desa dalam mendukung program pemerintah, terutama swasembada pangan. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi antara pemerintah, petani, dan penyuluh untuk merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.

Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi NTT, Andi Faisal, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, dan masyarakat tani. “Kami optimis, dengan kebersamaan ini percepatan swasembada pangan di Sumba Tengah dapat tercapai dan menjadi contoh bagi kabupaten lain di NTT. Lebih dari itu, langkah ini adalah bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi percepatan pembentukan (BP) di daerah oplah lahan kering sebagai langkah memperkuat dukungan kelembagaan bagi petani.


Bagikan Artikel Ini  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *